Menu

Mode Gelap
Movies On A Budget: 5 Tips From The Great Depression If You Want To Be A Winner, Change Your Movie Philosophy Now! Warning: What Can You Do About Movie Right Now Little Known Facts About Movie – And Why They Matter The Death Of Movie And How To Avoid It

News · 7 Okt 2022 16:29 WIB ·

Tradegi Penembakan Massal Anak Anak Di Thailand


 Tradegi Penembakan Massal Anak Anak Di Thailand Perbesar

NA KLANG, buzzerindonesia.com – Tragedi penembakan massal di Thailand menyisakan kepedihan yang mendalam bagi rakyat “Negeri Gajah Putih”.

Sedikitnya 36 orang tewas dalam tragedi tragis di pusat penitipan anak di timur laut Thailand tersebut. Dari jumlah korban tewas, 22 di antaranya adalah anak-anak.

Mereka dibunuh oleh seorang mantan polisi bernama Panya Khamrapm pada Kamis (6/10/2022), sebagaimana dilansir Reuters. Dia bersenjatakan senjata api dan pisau.

Sejumlah saksi mata mengatakan, Panya Khamrapm menyerbu pusat penitipan anak dan mulai menembak dan menikam mereka yang ada di dalamnya.

Panya Khamrapm dipecat dari kepolisian tahun lalu karena terkait kasus narkoba. Dia menghadiri persidangan atas tuduhan narkotika beberapa saat sebelum menyerang pusat penitipan anak.

Setelah menyerang, Panya Khamrapm kembali ke rumah lalu membunuh istri dan anaknya kemudian bunuh diri dengan pistolnya, kata polisi.

Pemimpin tim penyelamat yang pertama tiba di lokasi kejadian, Piyalak Kingkaew, mengaku ngeri saat melihat jenazah para korban.

“Tidak ada yang menginginkan ini terjadi. Ini pemandangan yang tidak ingin dilihat siapa pun. Ini mengerikan,” kata Piyalak.

Timnya berbagi gambar dengan Reuters dari tempat pembantaian di pusat penitipan anak.

“Kami terbiasa melihat banyak jenazah, kami pernah mengalaminya, tapi kejadian ini yang paling mengerikan,” tambah Piyalak.

“Mereka adalah anak-anak kecil yang masih tidur,” sambung Piyalak.

Wakil Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengunjungi lokasi kejadian saat para jenazah korban dipindahkan.

“Semua orang Thailand, dan semua orang di seluruh dunia yang tahu tentang ini akan merasa sangat tertekan dan sedih,” kata Anutin.

Sumber : kompas.com

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Panduan Cara Monet di Instagram Tahun 2026

10 Juni 2026 - 15:08 WIB

Cara Monet di Instagram

Dilema Post Video atau Foto di Media Sosial

9 Juni 2026 - 11:51 WIB

Post Video atau Foto

Strategi Cloud Penyimpanan Gratis untuk Aset Digital

3 Juni 2026 - 11:41 WIB

Cloud Penyimpanan Gratis

Benarkah Meta Jual Layanan Premium? Dampak bagi Bisnis

29 Mei 2026 - 11:29 WIB

Meta Jual Layanan Premium

Cara Join FB Pro dan Panduan Hasilkan Uang dari Facebook

25 Mei 2026 - 16:41 WIB

Cara Join FB Pro

Kapan Dolar Akan Membaik? Prediksi dan Dampak ke Rupiah

22 Mei 2026 - 11:27 WIB

Kapan Dolar Akan Membaik
Trending di Edukasi